PORTAL RESMI KABUPATEN MANOKWARI

PENGRAJIN NOKEN DI PASAR SANGGENG HARAP ADA PERHATIAN PEMDA

2019-06-19 02:53:09 - oleh : Kristina Kamelia

Pengrajin Noken di Pasar Sangeng. Pengrajin Noken Papua di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat berharap adanya perhatian pemerintah daerah (Pemda) setempat.

Noken Papua adalah kerajinan tangan yang ditekuni oleh perempuan Papua, khususnya suku Paniai dan Wamena di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari.

Penjualan Noken ala Papua ini sering di jumpai, baik di pasar maupun di pondok-pondok pinggiran jalan Manokwari. Dan salah satu tempatnya, yaitu Di Pasar Tingkat Sanggeng, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

“Noken Papua sudah menjadi terkenal ke seluruh pelosok Nusantara Indonesia. Asean dan Mancanegara, maka tentunya kita bangga kalu Noken Papua tidak hanya di pakai oleh kalangan kami orang asli Papua (OAP) saja, tetapi juga di gunakan oleh non Papua,” kata Linda (seseorang yang di wawancarai).

Harapan mama-mama papua yang berjualan Noken, agar budaya ini dapat terus dilestarikan. Ditanya kisaran pendapat hasil penjualan Noken Papua, dijelaskan, bahwa pemasukan disetiap harinya tak menentu dan tergantung peminat pembeli.

“Harga setiap Nokennya pun tergantung motif dan ukuran, kisaran harga sekitar Rp 100 ribu, Rp 150 ribu dan sampai Rp 300 ribu tergantung ukuran barangnya.

Untuk meningkatkan kearifan lokal Papua ini, mama-mama Papua pun kembali berharap pemerintah daerah membantu mereka dalam sisi modal, termasuk promosi hasil karya mereka.

Sebab dari hasil penjualan Noken Papua ini, selain untuk menunjang kehidupan keluarga sehari-hari, juga Noken Papua pun dapat dilestarikan sebagai warisan budaya, Papua, sehingga budaya Papua tak punah.