PORTAL RESMI KABUPATEN MANOKWARI

Perlunya Inventarisasi Untuk Sekolah Kurang Layak dan Anak Putus Sekolah Oleh Dinas Pendidikan

2019-05-06 02:10:39 - oleh : mkw

Kabupaten Manokwari masih memiliki beberapa masalah terkait pendidikan yang harus diulas dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2019. Masalah pendidikan di Manokwari seperti banyaknya angka murid yang putus sekolah, sekolah yang kurang layak dan nasib para guru kontrak serta honorer yang memprihatinkan. Edi Budoyo sendiri selaku Wakil Bupati Manokwari juga mengiyakan banyaknya kekurangan seperti infrastruktur sekolah yang perlu ditindaklanjuti dan ditangani dengan lebih baik.

Wakil Bupati menyampaikan usulannya untuk menginventarisasikan anak-anak putus sekolah dan banyaknya bangunan sekolah yang tidak layak. Sedangkan pihak yang melakukan inventarisasi ini sendiri adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Manokwari tersebut. Beliau menyatakan, bahwasanya kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sendirilah yang seharunya langsung turun kelapangan untuk meninjau jika ada fasilitas yang tidak layak digunakan. Wakil Bupati juga mengatakan bahwa anak-anak yang masih wajib sekolah dan tidak bersekolah tersebut layak untuk dibantu jika memang kekurangan dana.

Selanjutnya Wakil Bupati menyatakan bahwa sampai saat ini belum menerima laporan anak-anak putus sekolah akibat kekurangan biaya. Kebanyakan kasus putus sekolah adalah masalah kenakalan dan sanksi sosial. Ini tentunya memerlukan pembinaan dan peran serta orang tua, masyarakat serta para guru yang mengajar. Untuk nasib guru kontrak dan honorer, Wakil Bupati mengatakan mereka dapat diangkat menggunakan SK Bupati sehingga gajinya dapat dibiayai melalui APBD Kabupaten Manokwari.