Masyarakat Diminta Cerdas Tanggapi Hoax

2017-02-13 08:58:28 - oleh : Petrus


 

Insan pers di berbagai media massa diminta ikut berkontribusi langsung dalam menangkal serta mencegah merebaknya berita hoax di kalangan masyarakat, sebagai salah satu bentuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Perkembangan teknologi sudah tidak bisa dipungkiri lagi, individual pun bisa memposisikan diri sebagai insan Pers dengan cara membuat blog, website dan membuat status di media sosial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Kewajiban kita sebagai pengguna medsos harus cerdas melihat sumber dari informasi yang telah disampaikan. Apalagi saat ini membuat website sangat mudah dan bahkan ada yang gratis,” kata M. Wira Adi Brata, salah seorang mantan pekerja Pers, Kamis (9/2/2017).

Wira menilai, tersebarnya berita hoax di berbagai media sosial, masyarakat cenderung hanya melihat topiknya tanpa melihat isi maupun sumbernya yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dimana info tersebut tanpa mengkonfirmasi dari sumbernya. “Berbdeda dengan media yang resmi itu lebih terstruktur yang memiliki lembaga dan bisa dipertanggungjawabkan. Pada momen ini, kita sama-sama memerangi hoax, kita sama-sama semakin cerdas dalam menyaring informasi yang ada dan mengkonfirmasi sumber beritanya,” tuturnya.

Menurutnya, berita hoax biasanya dari cara mengemas bahasa, dimana lebih mengarah ke tendensi yang menyudutkan satu pihak atau mempropokasi keadaan. Dan insan Pers memiliki peran yang sangat besar memerangi hoax ini.

Sementara, Sekda Kabupaten Manokwari, FM Lalenoh, mengatakan berita hoax yang selama ini beredar di medsos kebanyakan terjadi di ibu kota Jakarta. Dia berharap agar berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tidak merambah ke masyarakat Manokwari. “Berita hoax sangat sensitif di kalangan masyarakat, sehingga insane Pers harus mengawasi beredarnya berita hoax, dan memberikan masukan kepada pemda, agar dapat meneruskan kepada penegak hokum,” tutupnya.


Sumber:mediapapua.com