Musrembang RKPD Manokwari 2018 Hasilkan 151 Program

2017-03-20 08:11:59 - oleh : Petrus


 

 Setelah dilaksanakan selama dua hari, Musyawarah rencana pembangunan (musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Manokwari 2018 hasilkan 151 program dan 1.198 kegiatan, yang nantinya akan dipilah-pilah untuk didorong ke provinsi dan pusat.

Dengan jumlah program dan kegiatan yang ada, pendanaan mencapai 2 triliun lebih yang jika diestimasikan dengan pendapatan pada tahun 2017 tentu tidak akan mencukupi. Dikatakan kepala Bappeda, Yohan Warijo, sebagian akan diusulkan pada musrembang provinsi.

“Total yang ada akan dibagi lagi, mana yang diusulkan ke provinsi dan ke pusat. Jika sudah dibagi nantinya, pasti bisa menjangkau pendapatan kita ditahun 2017,” ujarnya kepada wartawan pada penutupan musrembang, Kamis (16/3/2017).

Ia memastikan, usulan SKPD akan terjawab karena telah melalui musrembang semua tingkatan, dimana sesuai janji bupati tidak ada program siluman yang masuk tanpa melalui proses tersebut. “Kita berharap apa yang disampaikan bupati bisa terlaksana, dimana program yang masuk harus melalui musyawarah,” tambahnya.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, saat menutup musrembang RKPD, mengingatkan program ke pusat harus dimasukan , karena masuk dalam e-Planing dimana data yang diusulkan ke provinsi ataupun pusat harus melalui proses musrembang disemua tingkatan. “Usulan seluruh stakholder selanjutnya akan dimuat dalam penerapan e-planning, jika usulan tidak termuat didalam aplikasi tersebut jangan harap akan muncul dalam APBD,” ungkap Demas.

Dijelaskan Sistem e-planning sendiri dibuat agar tidak ada program yang masuk tanpa ada usulan dari tingkatan paling bawah, serta pemantauan ketat oleh negara. “E-planning dipantau langsung oleh KPK, jadi saya berpesan kita harus berhati-hati jangan sampai demi ego pribadi untuk memasukan program secara sembarangan,” pungkas bupati.

Setelah Musrembang tingkat kabupaten selesai, selanjutnya musrembang tingkat provinsi akan dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

Sumber:mediapapua.com