UKM Pramuka UNIPA Dukung Manokwari Menuju Nol Sampah

2017-02-13 08:52:21 - oleh : Petrus


 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  Pramuka UNIPA Manokwari, mengumpulkan sampah plastik berupa gelas dan botol air mineral sebanyak 1 Ton.

Kegiatan bhakti masyarakat dalam mensukseskan perayaan HUT Pekabaran Injil di Pulau Mansinam ini, sudah dilakukan  7 tahun lalu dan merupakan program rutin UKM Pramuka UNIPA.

Dan pada peringatan 162 tahun, 5 februari 2017 Pekabaran Injil di Pulau Mansinam UKM Pramuka UNIPA bersama UKM Korps Sukarela (KSR) Palang  Merah Indonesia (PMI) Unit UNIPA, didukung 150 peserta yang berasal dari Pramuka SD 07 Sowi, SMP 21 Taman Ria, SMK Negeri 2, Saka Bhakti Husada dan Saka Wanabakti serta PMR Madya SMP N 3 dan PMR Wira SMA N 2 Manokwari, yang merupakan binaan kami Pembina UKM Pramuka dan UKM.

KSR PMI Unit UNIPA, Yohanes A. Lebang, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan agenda kemanusian dalam upaya membersihkan sampah yang ditinggalkan pengunjung usai perayaan HUT PI.

Tahun ini, program pembersihan Pulau Mansinam dari sampah plastik untuk pertama kali dilakukan, karena sangat berbahaya bagi lingkungan maupun ekosistem sekitar.

Kemarin, semua sampah plastic yang berada didalam karung plastik yang di tumpuk didepan Gereja Elim Kwawi, dibawa ke pabrik pengolahan biji plastic Barokah Jaya Plastik untuk diproses menjadi biji-biji plastik yang dikirim ke Surabaya.

Ditambahkan Lebang, kegiatan seperti ini merupakan proses pembentukan karakter peserta didik menjadi penting dan harus dicoba dan memulainya sehingga proses ini akan menjadikan kader yang tangguh dan berdaya saing.

Pengumpulan sampah plastik yang dilakukan sejak tanggal 3-6 Februari, hanya sebatas di pinggir pantai Pulau Mansinam, karena keterbatasaan waktu dan tenaga. “Kedepan semoga  keterlibatan peserta didik asal sekolah maupun kelompok OKP maupun ormas semakin banyak untuk sama-sama peduli pada lingkungan hidup khususnya pencemaran sampah plastik,” harapnya.  

Perwakilan Barokah Jaya Plastik, Toto, menamgahkan, Pramuka UNIPA sebagai pioner yang harus dicontohi masyarakat maupun dunia pendidikan dengan kesukarelaan mereka sangat peduli dan sadar memberi satu bentuk pendidikan lingkungan hidup yang baik. 

Sumber:mediapapua.com